Selasa, November 15, 2011

Akhir Cerita Seorang Pengkhayal..

Wajahnya cantik, berkulit putih dan halus.. Tingginya sekitar 167 cm dengan bentuk tubuh yang proporsional.
Semua lelaki yang melihatnya pasti tertegun dan menelan ludah.
Woww..!!
SUDAH!! Cukup ngelanturnya!!!

Ini bukan tentang wanita idaman, gadis pujaan ataupun barang berharga lainnya. Tetapi tentang benda keramat yang Saya nanti-nantikan sejak ratusan tahun yang lalu (Umur saya baru 20 tahun) :D
Bagi yang belu baca tentang kronoligis kejadian penantian saya pada benda keramat itu silakan baca disini.[Cerita Seorang Pengkhayal]

Ok.
Curhat dimulai dari sekarang !!
Waktu telah menunjukkan pukul 14.30 WIB. Entah hari apa dan tanggal berapa itu. Yang jelas Saya baru pulang kuliah dari kampus yang katanya dikenal dengan konservasinya itu -_-“
Saya yang sudah tidak sabar ingin segera menghabiskan uang 3 juta waktu itu langsung meluncur bersama teman saya ke salah satu mall terbesar di kota Semarang. Sebut saja Matahari (Tiga tahun saya tinggal di Semarang, akhirnya kesampaian juga masuk ke matahari haha :D )
Tiga juta uang saya bawa. Tiga jam pula saya keliling matahari dari lantai 1 sampai lantai 10 (Lantainya si Cuma 5, tapi saya naik turun sampai 2 kali.)
Dari satu toko ke toko lain, sampai langkah saya dan teman saya terhenti di depan Ory Shop. Saya tertarik dengan brosur Notebook merk HP yang terpajang didepan toko tersebut. Langsung saja saya bertanya-tanya layaknya pembeli yang tahu tentang notebook. Padahal saya Cuma asal tanya saja. Kata orang Notebook merk HP tuhh bagus -,-
Singkat cerita akhirnya saya beli juga notebook merk Samsung NC108 itu.
Lochhh ????
kok Samsung???
Kok bukan HP ??????
Ni curhat gimana sih maksudnya !!!!???

HmM.. sebaiknya pembaca sabar dulu,. ini baru mau saya ceritakan.
Jadi setelah saya tanya-tanya dan memilih notebook HP di Ory shop. Saya jadi kurang minat karena memory RAM nya Cuma 1 GB. Setahu saya waktu itu Beli notebook ya cuma tanya RAM :D
Mungkin si penjualnya tahu kalau saya nggak minat, Lalu ditawarkanlah kepada Saya Notebook Samsung NC 108 itu. “Ada mas yang RAM nya 2 GB, tapi merknya Samsung”

Waoww…
Sejenak saya tertegun.
Pikir saya merk Samsung juga terkenal. Malah ada iklannya di Televisi. Kalau merk HP mah malah nggak di iklankan.
Nah… yang membuat saya lebih mantap membeli lagi, Saya teringat seragam Club Sepakbola kesayangan Saya ‘Chelsea’. Yang di bagian depan ada tulisan Sponsornya SAMSUNG :D
Karena sudah yakin. Saya tanya harganya ternyata 2,8 juta (Cukup murah.. Setidaknya kalau saya beli yang ini, uang saya yang 3 juta masih sisa 200ribu. Bisa buat??).
Hemat kata, akhirnya saya suruh supir (baca: teman) saya membawakan notebook yang telah saya bayar lunas beserta garansinya itu. Dan sampailah saya di Kost dengan raut wajah penuh kesombongan dihadapan teman-teman satu kost saya.

Saya punya notebook Baru. B-)

Cerita Seorang Pengkhayal


Sore itu langit begitu cerah, menerangi raut wajahku yang suram penuh penantian.
Ya, tiga hari sebelum hari itu orang tuaku memberi janji manis padaku. Sebuah notebook yang aku idam idamkan akan segera ku miliki 3 hari lagi.

Begini kronologis kejadian penantian saya dari hari ke hari :

Singkat cerita,
Tiga hari aku lalui dengan penuh harapan dan khayalan tentang benda misterius itu.
Aku berpikir hidupku akan menjadi lebih baik. Aku bisa main game dengan puas, menghemat uang yang selama ini aku buang di tempat sampah (baca: warnet) depan kos ku, dan kepuasan-kepuasan lain yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu disini.

Hari keempat:
Tiga hari telah berlalu. Tetapi janji tinggallah janji, dan penantian tinggallah penantian. Mungkin itu ungkapan yang tepat untuk menggambarkan keadaan saya. Karena hingga hari ini Saya masih menjadi seorang pengkhayal.
Fiuhh! Ini sangat menyiksa !

Hari kelima:
Saya masih seorang pengkhayal !

Hari keenam:
Singkat cerita. Sampailah saya di hari kelima. Dan saya sangat bahagia karena ada telepon dari ibu saya. Tetapi apa yang terjadi??
Berikut percakapan saya melalui telepon dengan ibu saya:
"halo. Assalamualaikum"
aku jawab "Waalaikumsalam, ada apa bu?"
"kamu jadi mau beli notebook suf?"
"iya bu, kapan?"
"nanti ibu transfer uangnya 3hari lagi ya suf"
"iya iya bu" jawabku dengan nada girang. Dan telepon pun berakhir dengan ucapan salam.

Aku bahagia.

50 detik kemudian Saya tersadar.
KENAPA 3 HARI LAGI ??
Angka 3 ini sungguh keramat !!


1.. 2.. 3 hari berlalu lagi, dan angka 3 itu muncul lagi.
TIDAKKK...!!



Eeiiits..
Tetapi kali ini angkanya 3 juta .Hahai.. :D
Tunggu saya di toko notebook.. :D
:D
:D
:D

( Sungguh peristiwa yang seharusnya tidak perlu saya tuliskan disini -_-" )

From Odd to Special


            Aneh! Itulah perasaan yang ada di benakku saat itu ketika pertama kali ku dengar namanya. Aku menganggapnya aneh karena tak pernah ku dengar nama seperti itu sebelumnya.sepertinya namanya berbeda dari nama orang pada umumnya. Aku tak tahu dari mana orang tuanya memberikan nama itu, yang jelas rangkaian kata dalam namanya itu sangat bagus dan cocok dengan wajahnya yang cantik. Ya! Tentu saja cantik, karena dia seorang perempuan. Tapi bagiku dia lebih dari cantik.
           
Sering Aku mendengar nama aneh itu, meskipun aku tak terlalu mengingat nama itu, tetapi sepertinya nama itu selalu ku dengar dengan jelas.
           
Sedikit demi sedikit aku mulai tahu tentang orang yang bernama aneh itu. Aku jadi selalu teringat dia setiap kali ku dengar namanya. Mungkin karena namanya yang aneh itulah yang membuatku selalu mengingatnya. Meskipun aku belum mengenalnya sama sekali. Begitu juga dengannya. Sehingga aku kurang memperhatikannya.

Lama Aku tak memperhatikannya, Aku merasa sekarang lebih dekat dengannya. Entah mengapa sepertinya aku dan dia selalu mengalami hal yang sama. Mulai dari sampul buku yang sama, hingga 3 digits terakhir nomor HP pun sama.

Akhirnya Aku dan Dia sedikit saling mengenal. Awalnya Aku tak berharap ingin mengenalnya, tetapi sekarang Aku begitu mengharapkannya. Sepertinya Dia baik dan perhatian. Tetapi, apakah dia sebaik yang aku pikirkan? Entahlah.. yang jelas nama yang dulu terdengar aneh sekarang terasa istimewa.

Ya! Istimewa sekali bagiku. Sepertinya aku tak akan bisa melupakannya.

Aku berharap dia juga selalu mengingatku…

[Seaneh apapun nama Anda,  ini bukan cerita tentang Anda!!]

Dimana Aku harus Mencari Keindahan?


Aku...
M Yusuf Supriyadi
Lahir di Pekalongan
Awalnya Aku tak pernah yakin bisa jalani hidup ini
Ya.. kesendirian membuatku ragu untuk dapat bertahan..
Saat semua orang-orang berkumpul untuk membicarakan hal yang menurutku tidak penting,
Aku sendiri...
Saat orang lain berjalan berpasang-pasangan,
Lalu sesekali aku melihat diantara mereka bermesraan,
Aku sendiri...

Masa muda adalah masa yang paling indah..
Aku kira dengan bertumbuh menjadi dewasa, keindahan itu akan datang dengan sendirinya..
Bahkan dengan berdiam sekalipun.
Tetapi...
Mana hal yang indah?
Bagaimana sebenarnya menilai sebuah keindahan??
Mengapa tak ku temukan kata itu??

“indah”

Mungkin Aku harus mencari keindahan itu.
Atau Aku harus menghapus kata “mungkin” itu..